Selasa, 25 November 2014

ISD KESENJANGAN SOSIAL

KESENJANGAN SOSIAL ANTARA SI LURUS DENGAN SI KERITING
By : Ageng Syofiyanda


            Kita harus menghilangkan perbedaan bentuk rambut  dengan pribahasa "Izakod bekai izakod kai" satu hati satu tujuan. Walaupun berbeda warna kulit dan bentuk rambut, tetapi warna darah kita tetap sama sehingga  kita bisa bersatu tentunya kita dapat mewujudkan kebersamaan untuk tujuan yang baik pula. Kadar kemiskinan tidak lagi  sekedar masalah kekurangan makanan, tetapi bagi warga masyarakat tertentu bahkan sudah mencapai tahap ekstrem sampai level kehabisan dan ketidakadaan makanan kekayaan bagi sejumlah orang berarti kemiskinan bagi orang lain. Potret kemiskinan itu menjadi sangat kontras karena sebagian warga masyarakat hidup dalam kelimpahan, sementara sebagian lagi hidup serba kekurangan. Hal ini bisa dilihat dari beberapa Provinsi atau Daerah yang maju baik dibidang SDM atau Alamnya sehingga tingkat kesenjangan luar biasa dan relatif  cukup membahayakan. Subtansi dari kesenjangan adalah ketidakmerataan akses  terhadap sumber daya ekonomi. masalah kesenjangan adalah keadilan, yang berkaitan dengan masalah sosial sehingga masalah kesenjangan mempunyai kaitan erat dengan masalah kemiskinan.




http://studentsite.gunadarma.ac.id/index.php/blog/index/wartawarga

Senin, 24 November 2014

PUISI Q ISD



 TOPENG WAJAH

Terbelenggu dalam penderitaan panjang...
ku kan terus bersembunyi 
dibalik topeng pemimpin bangsa...
ku akan terus tersenyum
walaupun hatiku menangis...

derita tiada akhir...
kepedihan yang tiada henti 
membuat ku....
 semakin merasa bersalah dengan mereka...
diriku yg tk berguna 
dan tidak berarti...

Tuhan, kapan perbedaan ini akan berakhir..
sampai kapan aku trus bersembunyi 
di balik kesulitan mereka...
karena semua ini akan semakin

Selasa, 28 Oktober 2014

ILMU SOSIAL DASAR 1KA25 UG

                                           http://studentsite.gunadarma.ac.id/index.php/default/index
                                   ILMU SOSIAL DASAR

1. PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR

          Ilmu sosial dasar adalah pengetahuan yang mempelajari tentang masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang terjadi pada masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori-teori ( fakta, konsep, teori ) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-lapangan sosial, seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah.

• Ilmu Sosial Dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu-ilmu sosial yang dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu memiliki obyek dan metode ilmiahnya sendiri-sendiri yang tidak mungkin dipadukan.


2. TUJUAN ILMU SOSIAL DASAR

Sebagai salah satu dari Mata Kuliah Dasar Umum, Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
a. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
b. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usahamenanggulanginya.
c. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya) secara kritis-interdisipliner.
d. memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.


3. PERBEDAAN ILMU SOSIAL DASAR DENGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
A.   Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan       Sosial diberikan   hanya di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
B.   Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah yang tunggal, sedangkan  Ilmu       Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk       sekolah lanjutan).
C.   Ilmu Sosial Dasar lebih tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian,       sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan       dan ketrampilan intelektual.


4. PERSAMAAN ILMU SOSIAL DASAR DENGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Adapun persamaan antara keduanya adalah :
A.   Keduanya sama-sama merupakan bahan studi untuk kepentingan program       pendidikan/pengajaran.
B.   Keduanya bukan berada dalam disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
C.   Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari fakta sosial dan masalah sosial.


NAMA      :   AGENG SYOFIYANDA
N P M       :   10114433
EMAIL      :   ibescamp@gmail.com

BLOG      :   dennik8@blogspot.com
http://studentsite.gunadarma.ac.id/index.php/blog/index/wartawarga